Kamis, 27 September 2018

Berjuang Kuliah di Jurusan Pilihan Orangtua, 6 Hal Ini Mungkin Bisa Dicoba

Dalam perannya orangtua akan selalu menginginkan yang terbaik untuk anak. Mereka akan senantiasa mengarahkan dan membimbing kamu untuk memilih apa yang menurut mereka terbaik. Hanya saja, terkadang apa yang baik menurut mereka tidak sepenuhnya cocok untukmu. Seperti halnya jurusan kuliah, orangtua mungkin merasa pilihannya adalah yang paling baik untuk masa depanmu. Belajar dari pengalaman dan cerita sukses orang lain, orangtuamu ingin kamu mengikuti jejak mereka. Sebagai anak kamu mungkin sulit menolak, ketidaktahuanmu tentang masa depan membuatmu melepas mimpi dan menyetujui pilihan mereka.
Kini di tengah perkuliahan, kamu ternyata merasa tidak sanggup dan ingin menyerah. Kamu mulai menyesali keadaan dan ingin memperbaikinya, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Berikut 6 hal yang bisa kamu coba terapkan.

1. Berdamai dengan keadaan

Apa yang sudah terjadi bukanlah kesalahanmu, bukan juga kesalahan orangtuamu. Ini sudah jadi takdir yang harus kamu terima, sebab menyesalinya juga tidak akan membuat waktu berputar kebelakang. Ada baiknya kamu berdamai dengan keadaan, tenang, dan menjauh dari pikiran berlebihan. Dengan hati dan pikiran yang tenang maka akan mudah bagimu untuk menemukan pilihan serta mengambil langkah.

2. Bertemu teman senasib

Jangan dulu berpikir kamu sendirian. Dari sekian banyak mahasiswa, pasti ada yang bernasib sama denganmu. Menemukan teman senasib bisa membantumu lebih semangat. Kamu bisa berdiskusi bahkan mengeluh tanpa harus dihakimi, sebab sama-sama tahu apa yang dialami. Membaurlah dan temukan mereka di antara teman-teman sekampusmu. 

3. Perjuangkan lagi mimpimu

Tidak ada kata terlambat, meski kini kamu terlanjur melepas mimpi bukan berarti kamu tidak bisa memperjuangkannya lagi. Zaman sekarang, ilmu tidak harus didapat dari pendidikan formal. Kamu bisa kursus, ikut seminar dan workshop, aktif dalam komunitas, atau bahkan belajar dari internet. Bukan tidak mungkin suatu saat kamu bisa berkarir di bidang tersebut. Entah menjadi seperti fotografer favoritmu, artis favoritmu, penulis blog favoritmu, pelukis, penyanyi, youtuber, fashion designer, fashion stylist, graphic designer atau apapunlah. Asalkan baik.

4. Pergilah berlibur

Sebagai mahasiswa, kamu pasti punya libur semester yang panjang. Manfaatkan waktu tersebut untuk melepaskan semua hal tentang perkuliahan. Tidak harus mahal dan ribet, kamu bisa menginap selama sepekan di rumah saudara, pergi kemah bersama teman, atau fokus mengembangkan bakatmu. Jika memang ingin melakukan perjalanan jauh, tidak ada salahnya kamu mulai menabung dari sekarang. 

5. Sering-seringlah diskusi dengan orangtua

Terbuka dengan orangtua itu baik, sebagai anak kamu punya hak untuk mendiskusikan masalahmu dengan mereka. Apalagi jika kamu sampai punya keinginan untuk pindah jurusan, sangat penting untuk sering-sering berdiskusi dengan orangtua. Jika sulit, bisa dimulai dengan yang paling dekat denganmu, mungkin itu ibu/mama/mami/ummi atau juga ayah/bapak/papa/papi/abi. Ingat, panggilan yang manis hihihi
Kamu bisa mulai dengan mengatakan apa saja kendala yang kamu hadapi, sudah seberapa keras usahamu, serta bagian-bagian mana yang terasa sulit. Yakinkan juga mereka tentang jurusan pilihanmu, bahwa kamu mampu dan bertanggung jawab. Dari sana kamu akan mendapatkan banyak saran dan arahan orangtua. Bahkan jika kamu tetap tidak mendapat izin, setidaknya diskusi bisa meringankan sedikit bebanmu dan orangtua bisa paham kenapa kamu tidak bisa maksimal dalam belajar.

6. Cari motivasi lewat pengalaman orang lain

Nyatanya kamu bukan yang pertama, banyak orang sebelum kamu yang berjuang di jurusan pilihan orangtuanya. Banyak yang bisa bertahan hingga wisuda dan tidak sedikit yang kemudian sukses hingga jenjang karirnya. Kamu bisa mendapatkan kisah inspiratifnya lewat buku, internet, atau bahkan bertemu sosoknya langsung. Coba pelajari bagaimana mereka menjalani masa perkuliahan dan sesuaikan dengan keadaanmu. Hasil akhir mungkin tidak sama, tapi kamu bisa mendapat energi positif dari cerita perjuangan mereka.
Seberapa pun besarnya kesulitanmu berjuang di jurusan yang tidak benar-benar kamu inginkan, kamu harus ingat bahwa kamu punya Tuhan yang jauh lebih besar. Bersama-Nya tidak ada masalah tanpa jalan keluar, tidak ada kesulitan tanpa kemudahan. Jangan patah semangat ya, percaya pasti ada hal baik dari kesulitanmu saat ini.

Tulisan ini disertakan dalam :


Pena Blogger Banua (PBB) yang merupakan salah satu komunitas blogger banjarmasin mempelopori kegiatan ini untuk membantu peningkatan kualitas blog anggotanya. Didasari dengan konsisten menulis artikel setiap bulan, minimal diharapkan kualitas tulisan anggota bisa lebih terasah. Bukan hanya untuk anggota, PBB juga memiliki badangsanak.com sebagai bentuk kontribusi dari anak banua untuk banua. Sebuah website karya anak banua ini berisi artikel-artikel yang informatif dan menarik. Coba mampir deh, siapa tahu betah :)

1 komentar:

  1. Benar banget kak, biasanya merasain kalau pilihan ini salah waktu menujubakhir semester. Mau berhenti juga gak mungkin. Terpaksa harus cari alternatif lain biar terus semangat ��

    BalasHapus

Like Us

Google+

Media Sosial

Part Of

Blogger Perempuan
indonesian hijab blogger
PENABLOGGERBANUA