Kamis, 01 Februari 2018

Jangan Menangis


Jangan menangis, lagi..

Aku tahu kamu mampu. Jika tidak ada yang meyakini itu, biar Aku saja. Tidak ada yang bilang kamu tidak boleh bersedih, tidak ada yang bilang ini tidak sakit. Melemahlah, kamu perlu. Namun, jangan menangis lagi. Aku terluka pada setiap tetes air matamu.

Dengarkan Aku..

Aku punya bahu, bersandarlah. Tidak ada yang bilang kamu harus lekas berdiri seketika jatuh. Perlahan, dan pegang Aku. Aku bisa menguatkanmu. Ini bukan janji, tapi Aku memang mampu. Kenalilah Aku. Dengarkan nada suaraKu, tapi jangan bilang sumbang. Nanti Aku malu.

Hidup adalah perihal masalah dan segala seninya..

Pilumu mungkin tidak didengar dunia, tertutup oleh isak tangis yang lainnya. Namun, bukan berarti kamu diacuhkan. Ini untuk penghibur bahwa nyatanya kamu tidak sendirian. Jika setiap hati dan otak dibiarkan bicara lalu mulut dikantupkan dalam diamnya, kamu tahu akan jadi seberapa bisingnya dunia?

Riuh. Penuh dengan keluh..

Ini artinya bahwa setiap makhluk yang bernyawa pasti menanggung beban setiap detiknya. Punya suara yang harus disimpannya rapat-rapat untuk disimpul dalam segaris senyum. Maka dari itu, kamu tidaklah sendiri. Yang lain pun sedang menguat bersamamu.

Jangan lupakan dia yang menyakitimu, tapi relakan..

Aku tidak ingin bilang ini mudah, nanti kamu merasa diremehkan. Itu memang sulit, dia memang jahat, dan hatimu seperti puing-puing reruntuhan. Namun, dia tidak akan pernah bertanggung jawab karena takdirnya hanya untuk melukaimu saja. Maka, jangan tangisi dia lagi. Dia pantas hilang dan kamu pantas bahagia.

Biar Aku yang menjagamu. Meski tetap kamu yang pada akhirnya harus menganyam lagi benang-benang dalam hatimu, jangan khawatir. Aku akan lindungi dari orang-orang yang mungkin bisa menggagalkanmu.

Jangan menangis lagi. Ada Aku.

-Rizki Mulanova-

2 komentar:

Like Us

Google+

Media Sosial

Part Of

Blogger Perempuan
PENABLOGGERBANUA